Blog
Testing itu Hanya PCR, Lho yang Lain?
August 09, 2025 by Revata Utama, CTO Nusantics
Share

Gap informasi antara masyarakat umum dengan para scientist dan inventor, terutama dalam inovasi terkait COVID-19 ini pasti sering membuat kamu bingung, kan? Setiap hari, media sosial menyuguhkan kita dengan beragam test kit terkini sebagai solusi paling mutakhir. Mulai dari Test Kit PCR Swab yang pertama muncul, Test Kit “Antigen”, Test Kit “Antibody”, hingga Test Kit “Napas”. Padahal, tidak semua yang disebutkan di atas masuk kategori testing. Lantas, apa sih perbedaannya?
Apa Perbedaan Ketiga Test Kit yang Hits di Pasaran Ini? Lalu, Harus Pilih yang Mana?
Untuk mempermudah pemahaman, mari kita ibaratkan tubuh kita ini adalah Planet Bumi dan Virus SARS-CoV-2 atau COVID-19 adalah seorang lelaki manusia bernama Adam Lepin. Tugas kita adalah mencari sang Adam Lepin dan mengambil action yang dibutuhkan sebelum Adam Lepin membuat kerusakan di Planet Bumi. Bagaimana caranya?
1. Pakai Test PCR

Test PCR bisa dikatakan paling akurat. Mengapa? Karena Test PCR mendeteksi Adam Lepin dengan cara memastikan apakah genetiknya cocok dengan Adam Lepin. Jadi, analoginya, kita ambil sampel banyak laki-laki di muka bumi, lalu kita test apakah ada dari sampel tersebut yang memiliki kecocokan genetika dengan genetika Adam Lepin. Akurat? Pastinya! Makanya, Test PCR ini dilakukan untuk penegakan diagnosis. Jadi kalau sudah positif PCR, ya langsung action, dong! Jangan denial dan malah berkeliaran, kemudian menularkan ke rekan-rekan lainnya. Sayangnya, Test PCR ini makan waktu cukup lama jika dibandingkan dengan tes lainnya.
2. Pakai Test Antigen

Seorang Adam Lepin pasti punya fitur yang menjadi ciri khas dia, kan? Misal tatonya, celananya, atau kacamatanya. Nah, Test Antigen ini mendeteksi Adam Lepin dari ciri khasnya. Contoh, dari tatonya. Tetapi, yang mirip Adam Lepin kan banyak. Memangnya yang pakai tatto cuma dia seorang? Tentu tidak, dong. Sehingga, salah deteksi sangat mungkin terjadi. Inilah alasannya kalau positif di Test Antigen harus di Test PCR ulang.
3. Pakai Test Antibody

Bisa dikatakan, setiap makhluk pasti ada “musuhnya”. Tidak ada makhluk yang maha benar bebas musuh. Nyamuk pasti dikejar cicak, dan gula pasti dikejar semut. Nah, Adam Lepin yang suka membuat kerusakan di Planet Bumi ini juga jadi target pengejaran makhluk-makhluk penjaga bumi seperti misalnya Edward Culun dan Betmen. Test Antibody mendeteksi keberadaan Adam Lepin dari jejak yang ditinggalkan oleh Edward Culun atau logo souvenir yang ditinggalkan oleh Betmen. Pasti akurat? Belum tentu. Jagoan seperti Edward Culun dan Betmen kan punya banyak target! Inilah alasannya juga kalau positif di Test Antibody harus di Test PCR ulang.
4. Pakai “Test Napas”

Kalau testing yang satu ini mendeteksi keberadaan Adam Lepin dengan cara menganalisa lingkungannya. Misalnya, kalau ada kota berisi tempat dugem, kolam rendam kaki, tempat sampah, dan kandang kerbau, maka biasanya Adam Lepin tinggal di sana. Jadi, ibaratnya permukan Planet bumi dideteksi dengan cepat menggunakan AI dari citra satelit untuk menemukan habitat-habitat yang kira-kira menjadi tempat tinggal Adam Lepin. Pastinya test ini bisa dilakukan dengan waktu singkat. Namun, belum tentu juga kan habitat-habitat tersebut pasti merupakan rumah Adam Lepin. Inilah alasannya juga kalau positif di Test Napas harus di Test PCR ulang.
Penting! SCREENING dan TESTING itu beda!
Mencari Adam Lepin yang lihai di planet bumi yang luas bikin pusing juga, ya. That's why kamu harus kritis memahami perbedaan SCREENING dengan TESTING. Cek keberadaan Adam Lepin lewat tato-nya (Antigen), musuhnya si Edward Culun (Antibody) dan potensi tempat tinggalnya (test napas) masuk dalam kategori SCREENING alias membantu mengerucutkan pencarian untuk menemukan Adam Lepin. Tapi, untuk memastikan apakah itu beneran Adam Lepin, ya harus Test PCR alias TESTING.
Dan kita butuh SCREENING dan TESTING, dua-duanya, dalam skala masif.
Fresh Articles
Menu
Temui Kami
Senin - Jumat: 9 a.m. - 6 p.m.
i3L Campus @ Lvl. 3
Jl. Pulomas Barat No.Kav.88, RT.4/RW.9, Kayu Putih, Pulo Gadung,
Jakarta Timur 13210
Contact Us
hello@nusantics.com
+62 (21) 509 194 30
Copyright © 2026 PT Riset Nusantara Genetika, PT Nusantara Butuh Diagnostik. All Rights Reserved.Kebijakan Privasi
© 2026 PT Riset Nusantara Genetika.
Kebijakan Privasi

