• Home
  • Blog

share

15 Cara Ampuh Rawat Kulit Sensitif

30 Sep 2022

15 Cara Ampuh Rawat Kulit Sensitif

Siapa sih, yang tidak ingin punya kulit sehat dan terawat? Di tengah cuaca dan iklim yang tidak menentu, orang-orang yang memiliki kulit sensitif tentu harus mengetahui bagaimana cara ampuh untuk merawat kulit mereka tersebut. 

Dengan perawatan dan aplikasi produk kecantikan yang ramah kulit sensitif, bukan tidak mungkin mereka akan memiliki penampilan yang luar biasa memesona layaknya orang dengan kulit normal yang terawat.

Kulit sensitif membutuhkan perhatian ekstra, apalagi dengan perawatan wajah yang digunakannya. Mengutip artikel How to Take Care Sensitive Skin dari eMediHealth, kulit bisa menjadi sangat sensitif akibat beberapa faktor yaitu:

  • alergi
  • temperatur ruangan atau keadaan lingkungan yang sangat panas atau dingin
  • eksfoliasi berlebihan yang bisa merusak skin barrier
  • kulit yang terluka
  • kelembapan udara yang sangat rendah (kering)
  • faktor genetika atau keturunan dari orang tua yang memiliki permasalahan kulit yang sama, seperti eczema atau rosacea

Gejala kulit sensitif yang timbul pada tiap orang pun berbeda-beda, di antaranya adalah:

  • rasa gatal yang luar biasa
  • kulit menjadi kemerahan dan kadang disertai rasa gatal
  • rasa seperti terbakar
  • kulit terkelupas

Kulit seseorang dapat dikondisikan sebagai kulit sensitif apabila gejala-gejala yang disebutkan sebelumnya rutin muncul dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, gejala kulit sensitif bisa timbul karena:

  • terpapar radiasi sinar matahari
  • ketidakcocokan dengan zat kimia yang terkandung dalam produk kecantikan
  • tidak cocok dengan produk make-up
  • dehidrasi

Menyadur Healthline, seseorang bisa saja tidak mengetahui bahwa dirinya memiliki kulit sensitif sampai akhirnya ia merasakan gejala tidak biasa setiap menggunakan produk perawatan tertentu seperti sabun, make-upskin care, dan sebagainya.

Mengutip The Secret Life of Skinmicrobiome yang tidak seimbang keberagamannya juga bisa menjadi faktor kulit seseorang menjadi lebih sensitif, salah satunya adalah dermatitis atopik. 

Microbiome kulit yang terhubung langsung dengan sistem kekebalan tubuh manusia. Sehingga, jika tidak seimbang, sistem kekebalan tubuh manusia bisa menurun dan memudahkan microbiome jahat menyerang kulit dan kemungkinan organ dalam lain juga. 

Orang dengan riwayat dermatitis atopik memiliki skin barrier bagian epidermis yang rentan karena tidak memiliki garda utama microbiome yang menghalangi patogen masuk ke jaringan kulit. Selain itu, alasan bertambahnya usia juga menjadi penyebab microbiome tidak dapat bekerja optimal dan mengakibatkan kulit sensitif.

Cara Merawat Kulit Sensitif


Nah, setelah mengetahui alasan kulit seseorang menjadi sangat sensitif, berikut ini adalah beberapa cara ampuh yang bisa dilakukan untuk merawat kulit sensitif tersebut. 

Yuk, kita simak rangkuman dari  The Secret Life of SkinMedical News TodayWebMD, dan eMediHealth berikut ini!

1. Pastikan Tubuh Kamu Terhidrasi

Skin barrier bertugas untuk mempertahankan organ tubuh dan jaringan manusia. Selain itu, lapisan kulit ini juga menjaga tubuh kita agar tetap terhidrasi. Namun, ada kalanya cuaca tidak menentu atau keadaan yang tidak terduga membuat kadar air di dalam tubuh kita menurun. Maka, pastikan tubuh kita terhidrasi dengan cara mengonsumsi air lemon setiap pagi karena mengutip eMediHealth, kandungan vitamin C dan antioksidannya bisa menangkal radiasi radikal bebas yang membahayakan kulit.

2. Menggunakan Moisturizer secara Rutin

Kulit sensitif cenderung kering dan mengelupas. Karena itu, kelembapan kulit yang terjaga sangat penting bagi seseorang yang memiliki kulit sensitif. Sebisa mungkin hindari produk berbahan kimia yang keras atau berlebihan dan sesuaikan dengan kebutuhan kulit kamu supaya tidak terjadi iritasi kulit, ya!

3. Menggunakan Skin Care yang Microbiome Friendly

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, microbiome yang terjaga keseimbangannya adalah kunci bagi kulit yang sehat, bahkan kulit sensitif sekalipun. Maka dari itu, sebisa mungkin kamu memilih skin care yang microbiome friendly, ya! Salah satunya adalah Biome Beauty yang merupakan rangkaian produk skin care ramah microbiome dari Nusantics.

4. Jangan Gunakan Scrub

Kulit sensitif tidak boleh terlalu sering dieksfoliasi dengan scrub karena bisa membuat keadaan kulit sensitif semakin buruk bahkan iritasi.

5. Menghindari Parfum, Detergen, dan Sabun yang Mengandung Zat Kimia

Wewangian parfum memang bisa meningkatkan kepercayaan diri seseorang dalam berpenampilan. Namun, kulit yang sensitif tidak bisa menahan bahan kimia yang terkandung di dalam parfum, detergen, atau sabun sekalipun karena bisa menyebabkan iritasi kulit. Bahkan para ahli hanya menyarankan pemilik kulit sensitif untuk menggunakan sabun di daerah-daerah tertentu saja, tidak perlu seluruh badan.

6. Lebih Teliti dalam Memilih Produk yang Digunakan

Biasakan untuk membaca label yang tertera di kemasan produk yang akan kamu beli. Mengapa? Agar kamu bisa mengantisipasi apakah produk ini cocok untuk kulit sensitif kamu atau tidak. Dengan demikian, kamu tidak perlu mencoba satu-satu dan menderita setelahnya, kan?

7. Memperbanyak Variasi Microbiome Kulit

Microbiome yang seimbang dan beragam bisa menjadi penolong kulit sensitif kamu dalam menangkal zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk memperbanyak variasi microbiome kulit adalah dengan mengonsumsi berbagai macam makanan yang nutrisinya lengkap. Dengan demikian, microbiome yang ada di saluran pencernaan kamu bisa mempengaruhi microbiome yang ada di permukaan kulitmu.

8. Gunakan Tabir Surya untuk Melindungi Kulit

Salah satu penyebab kulit sensitif adalah radiasi sinar UV matahari. Oleh karena itu, seseorang dengan kulit sensitif harus rutin menggunakan tabir surya yang cocok sesuai dengan keadaan kulitnya agar tidak iritasi dan terbakar oleh sinar matahari tersebut.

9. Menjalani Diet yang Sehat dan Seimbang

Diet yang sehat dan seimbang juga bisa memengaruhi kesehatan kulit sensitif kamu, lho. Usahakan untuk hanya mengonsumsi makanan organik dan tidak memakan makanan dari kemasan atau yang berpengawet. Buah dan sayur organik memiliki antioksidan yang baik untuk kulit sensitifmu.

10. Jangan Mandi Terlalu Lama

Mandi air hangat setelah bekerja seharian memang sangat nyaman dan menyenangkan. Namun, ternyata kebiasaan itu malah membuat skin barrier kamu cepat rusak, lho. Air hangat atau panas tersebut bisa mengurangi minyak yang dihasilkan tubuh untuk mencegah iritasi kulit, Selain itu, durasi mandi juga perlu diperhitungkan agar kulit tidak terlalu lama terpapar sabun atau zat pembersih lainnya.

11. Keringkan Badan Secara Lembut

Karena kulit sensitif sangat mudah mengelupas dan kadang bersisik, maka keringkanlah seluruh badan kamu dengan handuk lembut dengan hati-hati. Jangan sampai serat handuk membuat kulit kamu terluka dan iritasi.

12. Tidak Sembarangan Memilih Make-up

Memiliki kulit wajah yang sehat merupakan impian setiap orang. Namun, orang yang berkulit sensitif harus sangat berhati-hati dalam memilih make-up karena ada kandungan yang mungkin akan memicu reaksi inflamasi dan iritasi pada kulit sensitifnya. Sebaiknya kamu memilih make-up yang berasal dari bahan-bahan natural.

13. Teliti dalam Memilih Bahan Pakaian

Selain handuk, pakaian juga harus menjadi perhatian pemilik kulit sensitif. Wol dan bahan yang agak kasar akan merangsang rasa gatal di kulit sensitif. Kamu tentunya tidak mau hal itu terjadi , bukan? Jadi, pilihlah pakaian yang berbahan dasar seperti katun atau sutra.

14. Tenangkan Pikiran dan Jangan Stress!

Tahukah kamu, kalau pikiranmu bisa memengaruhi microbiome yang ada di saluran pencernaan? Tingkat stres yang tinggi bisa membuat keseimbangan microbiome terganggu dan akibatnya kulit pun menjadi lemah sistem pertahanan microbiome-nya.

15. Memeriksa Komposisi Microbiome Kulit dengan Biome Scan dari Nusantics 

Nah, supaya tahu pasti dengan keadaan microbiome yang ada di kulitmu, yuk periksakan kulit kamu dengan Biome Scan dari Nusantics! 

Kamu bisa mengetahui apa saja microbiome yang terdapat di kulit kamu. Dengan demikian, kamu bisa memilih make-up atau bahkan perawatan kulit yang paling sesuai dengan keadaan kulit sensitif dan microbiome kamu. 

Biome Scan akan membantu kamu menganalisa profil ekosistem mikroba kulit yang seringnya didominasi oleh jamur dan bakteri. Jika jamur dan bakteri itu seimbang, berarti kamu memiliki kulit yang sehat. Jika tidak, para ahli di Nusantics akan memberikan rekomendasi bahan-bahan perawatan kulit sesuai dengan kebutuhan kulit sensitif kamu.

Nah, kamu sekarang sudah mengetahui 15 cara ampuh untuk rawat kulit sensitif. So, tidak ada lagi alasan malas pakai tabir surya atau moisturizer, karena itu semua demi melindungi dan menutrisi kulit sensitif kamu.

Referensi:

Writer: Tami Kira

Editor: Agnes Octaviani